Pengaruh Shalat Dhuha Terhadap Kestabilan Emosi Mahasiswa Fakultas Kedokteran UMI

Authors

  • Rahmawati Rahmawati Universitas Muslim Indonesia
  • Eny Arlini Wello Universitas Muslim Indonesia
  • Nurul Fitriah Junaid Universitas Muslim Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33096/whj.v1i1.3

Keywords:

shalat dhuha, kestabilan emosi, mahasiswa kedokteran

Abstract

Latar Belakang: Shalat dhuha adalah shalat sunnah yang dapat dikerjakan pada saat matahari mulai naik sepenggalah sampai masuk waktu dhuhur paling sedikit dua rakaat dan paling banyak dua belas rakaat. Shalat dhuha yang dikerjakan dengan khusyu’ dan rutin dapat memberi manfaat dalam berbagai aspek. Salah satunya dapat membuat seorang muslim merasakan ketenangan jiwa, kestabilan emosi. Tujuan: Mengetahui ada tidaknya pengaruh shalat dhuha terhadap kestabilan emosi mahasiswa Fakultas Kedokteran UMI Angkatan 2016, 2017, dan 2018. Metode: Penelitian yang dilakukan adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia dengan sampel 461 mahasiswa aktif angkatan 2016, 2017, dan 2018. Data penelitian ini diperoleh melalui data primer menggunakan kuesioner. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa dengan emosi stabil sebanyak 340 responden (73,8%) dan emosi tidak stabil 121 responden (26,2%). Hasil distribusi shalat dhuha didapatkan kategori rendah 5 responden (1,1%), kategori sedang 95 responden (20,6%), kategori tinggi 212 responden (46%), dan kategori sangat tinggi 149 responden (32,3%). Hasil analisis dengan menggunakan uji Chi-Square didapatkan nilai signifikan 0,000 (p kurang dari 0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh shalat dhuha terhadap kestabilan emosi mahasiswa Fakultas Kedokteran UMI angkatan 2016, 2017, dan 2018.

Downloads

Published

2020-05-20

How to Cite

Pengaruh Shalat Dhuha Terhadap Kestabilan Emosi Mahasiswa Fakultas Kedokteran UMI. (2020). Wal’afiat Hospital Journal, 1(1). https://doi.org/10.33096/whj.v1i1.3